Pertolongan Pertama
“Minggir,,minggir,,”
Seru seorang murid perempuan ke antara banyak murid yang tengah berdiri mengitari seseorang yang tengah tergeletak.
“Wah,,ini udah pingsan,,” kata Vina,ketua regu PMR.
“Shin,,Mil,,Den,,ambilin tandu,,” seru Vina ke temannya yang lain sesama anggota PMR.
Sambil menunggu teman-teman lainnya mengambil tandu,Vina perlahan mengecek tubuh Rendy yang sudah terkapar di tengah lapangan.Dia pencet lengan Rendy,hendak mengecek nadinya.Lalu dia juga memegang dahi serta leher Rendy.Tak lama,teman-teman satu regunya pun datang membawa tandu.
“Gimana Vin,,??” tanya Mila,teman satu regu Vina.
“Udah lemes dia Mil,,” kata Vina.
“Yaudah,,bawa aja ke UKS langsung,,” kata Deni,teman satu regunya juga.
Vina mengangguk.
Kemudian mereka berempat secara kompak,mengangkat tubuh Rendy ke atas tandu lalu mereka bawa ke ruang UKS.Setelah sampai,mereka pindahkan tubuh Rendy ke atas kasur yang sudah ada.
“Vin,,tuh liat,,” kata Shinta.
Shinta menunjuk ke arah celana Rendy.Tampak sebuah tonjolan besar nyeplak di celana Rendy.
“Waduh gawat,,cepet buka Shin,,”
Shinta dengan sigap membuka celana panjang beserta celana dalamnya Rendy hingga tampaklah penis Rendy yang tegak berdiri.
“Wah,,ngaceng dia Vin,,”
Vina ikut melihat kontol Rendy yang berdiri tegak.
“Coba lu pegang Shin,,anget gak,,??”
Shinta lalu memegang kontol Rendy,jari jeraminya melingkari penis Rendy.
“Anget Vin,,kedat-kedut lagi,,”
“Wah bahaya tuh Shin,,dia belum ngecrot,,” kata Vina.
“Terus gimana dong Vin,,??” kata Shinta panik.
“Lu kocokin Shin,,pejunya ketahan itu,,bahaya,,”
Shinta yang masih junior,mau gak mau menuruti perintah kepala regunya.Dengan perlahan,tangan Shinta naik-turun mengocok penis Rendy.
“Mil,,tolong ambilin botol gel dah,,”
Mila membuka lemari tempat alat-alat kesehatan,dan lalu mengambil sebuah botol gel yang dimaksud Vina.
“Nih Vin,,” kata Mila sambil memberi Vina sebuah botol gel.
“Pake ini Shin,,” kata Vina sambil memencet botol gel.
Kontol Rendy yang tengah dikocok Shinta,kini berlumur gel.Imbasnya membuat kontol Rendy jadi licin,yang juga membuat Shinta lebih mudah mengocoknya.
Sambil Shinta terus mengocok kontol Rendy.Vina dan Mila mengecek jantung dan nadi Rendy.
“Ren,,Ren,,” kata Mila sambil menepuk pipi Rendy.
“Gak bangun-bangun dia Vin,,??” tanya Mila.
“Badannya kayaknya udah nge-drop banget dia itu,,” kata Vina.
“Terus gimana dong Vin,,??” tanya Mila dengan nada panik.
“Tenang,,dia bakal baik-baik aja,,”
“Masalahnya,,dia pingsan dalam keadaan lagi ngaceng,,itu yang gak boleh,,”
“Emang bahaya ya Vin,,??” tanya Mila.
“Cukup bahaya,,soalnya ketika kondisi badan lagi pingsan,,semua otot-otot tubuh harus rileks,,gak boleh tegang,,agar tubuh bisa kembali ke kondisi semula,,”
“Nah kalo ada otot yang tegang,takutnya akan mempengaruhi syaraf-syaraf tubuh yang lain,,dan yang ditakutin itu berpengaruh ke syaraf pernafasan atau jantung,,” jelas Vina.
“Ehhmm,,guyss,,bisa gantian gak,,tangan gw pegel nih,,” sela Shinta.
Vina dan Mila otomatis menoleh kearah Shinta,dan juga melirik ke arah kontol Rendy yang masih tetap tegak.
“Belom keluar Shin,,??” tanya Mila.
“Belom,,kuat banget dia,,tangan gw udah pegel banget nih,,”
“Ren,,Ren,,gak melek gak merem,,kontol lu strong banget ya hihi,,” celetuk Mila.
“Lu kenal dia Mil,,??” tanya Vina.
“Kenal,,dia anak kelasan gw Vin,,dia emang paling top dah kalo masalah ngaceng,,orang kalo maen sama gw aja bisa sejam lebih hihi,,” kata Mila.
“Pantes,,” celetuk Shinta.
“Mil,,coba lu cek,,udah berapa menit dia pingsan,,” tanya Vina.
“Wah,,udah ada kali 5 menitan,,” kata Mila.
“Waduh,,gawat,,udah kelamaan itu,,” kata Vina panik.
“Terus gimana dong Vin,,??” tanya Shinta ikutan panik.
“Terpaksa,,”
Vina lantas dengan cepat membuka rok sekolahnya,membuatnya jadi setengah bugil.Lalu dia ambil sedikit gel,kemudian dia oleskan gel itu ke memeknya.
“Sini Shin,,biar gw aja,,”
Lalu Vina naik ke atas meja tempat Rendy terbaring.Setelah itu,Vina memegang penis Rendy,lalu diarahkan tepat dibawah memeknya.Kemudian setelah dirasa pas,Vina mulai duduk diatas kontol Rendy.Vina pun mengerang kecil saat kontol Rendy yang panjang masuk ke dalam memeknya.
“Mil,,Shin,,lu berdua cek lagi jantung sama nadinya,,biar gw sekarang yang urus kontolnya,,”
“Siap Vin,,” jawab Shinta dan Mila kompak.
Vina mulai naik-turun diatas kontol Rendy,sementara Shinta dan Mila sibuk mengecek tubuh Rendy.
Vina terus bergoyang sambil berharap kontol Rendy cepat mengeluarkan pejunya.Namun harapan Vina meleset,kontol Rendy tetap tak mau mengeluarkan isinya,hingga yang awalnya Vina masih fokus bekerja,kini malah jadi kebawa suasana.Erangan mulai keluar dari mulut Vina.
'Enak banget kontol lu,,kuat banget lagi,,kenapa gw baru kenal sama lu sekarang ya,,' batin Vina.
Vina mulai ketagihan.Pikirannya mulai terpengaruh strongnya kontol Rendy.Ruang UKS mulai makin rame dipenuhi desahan Vina yang makin kencang.Hentakan pantat Vina di selangkangan Rendy terus bergema.Namun dibalik intensnya Vina bergoyang,Vina tetap berusaha fokus.Dia diburu waktu.
“Udah berapa menit Mil,,??” tanya Vina.
“Udah hampir 3 menit Vin waktu lu entot dia,,” kata Mila.
'Waduh gawat,,sisa 2 menit lagi,,' batin Vina.
Vina makin panik,karena waktunya dirasa makin menipis.Karena menurut SOP pertolongan pertama,khusus orang yang pingsan dalam kondisi seperti ini,itu durasinya gak boleh melebihi dari 10-15 menit,karena efeknya bisa sangat berbahaya.
‘Ren,,gw tau lu kuat,,tapi please lu ngecrot cepet lah kali ini,,demi nyawa lu sendiri,,' batin Vina.
Vina terus menggoyangkan pinggulnya,mengulek kontol Rendy.Hentakannya makin dipercepat.Pikiran Vina semakin banyak.Rasa nikmat,takut dan cemas menjadi satu.Shinta dan Mila yang ada disamping Rendy pun ikut cemas.
Beruntung tak lama dari itu,tiba-tiba jemari Rendy bergerak.
“Vin,,tangannya gerak,,” kata Shinta kaget.
Dan setelah itu,disusul erangan pelan dari mulut Rendy.
“Vin,,” kata Mila juga ikut kaget.
Vina melihat itu.Dia senang Rendy mulai merespon.Vina pun makin mempercepat goyangannya.
“Shin,,Mil,,kalian berdua ada yang mau pipis gak,,??” tanya Vina.
“Gw aja Vin,,kebetulan gw kebelet,,” kata Mila.
“Yaudah,,lu taruh air kencing lu di gelas itu ya,,” kata Vina sambil menunjuk sebuah gelas yang ada di atas meja.
“Oke Vin,,” jawab Mila.
“Oh iya Shin,,tolong lu ambilin vitamin yang ada di lemari ya,,” suruh Vina.
“Siap,,” jawab Shinta.
Mereka berdua langsung membagi tugas.Mila mengencingi secangkir gelas dengan air seni hingga penuh,sedang Shinta mengambil sekotak vitamin yang tersimpan di dalam lemari.
“Udah nih Vin,,” kata Mila sambil memperhatikan gelas yang sudah penuh sama air kencingnya ke Vina.
“Nah campurin vitaminnya,,” suruh Vina.
“Berapa ini Vin,,??” tanya Shinta.
“Satu aja,,” kata Vina.
Shinta membuka satu kablet vitamin,kemudian dia celupkan ke dalam gelas.Setalah itu,Mila langsung mengaduk isi gelas itu sampai kablet vitamin itu larut.
Disisi lain,erangan Rendy mulai terdengar jelas,tanda dia mulai sadar.Kedutan kontol Rendy pun makin terasa di dalam memek Vina,membuatnya makin yakin kalo Rendy akan segera keluar.
Dan benar,tak lama dari itu,kedua mata Rendy mulai terbuka diiringi erangan yang kencang.
“Aaaaaaaaaaa,,,,”
‘Crottttttttt,,,,,,,,,'
Rendy orgasme.
Tubuh Rendy yang semula kaku,menghentak tubuh Vina yang berada di atasnya.3 kali hentakan dihasilkan oleh Rendy,sebelum akhirnya dia kembali lemas.
“Ahhh,,ahhh,,ahhh,,” nafas Rendy tersengal-sengal.
“Akhirnya,,sadar juga lu Ren,,” kata Mila girang.
Dengan kondisi yang baru sadar,Rendy kaget melihat Vina yang duduk tepat diatas kontolnya.
“Kok gw bisa disini,,??” tanya Rendy dengan nada pelan.
“Lu tuh tadi pingsan Ren,,” kata Mila.
“Syukurlah,,kalo lu udah sadar,,” kata Vina sambil tersenyum.
Melihat Rendy yang sudah sadar,Vina bangkit dari posisinya.Membuat peju Rendy yang tadi tersemprot masuk ke dalam memek Vina,jadi jatuh menetes keluar.
Setelah itu,mereka bertiga membantu Rendy agar duduk.
“Kasih minumnya Mil,,” suruh Vina.
“Nih Ren,,minum,,mumpung masih anget hihi,,” kata Mila sambil memberi segelas air kencing yang sudah dicampur vitamin sebelumnya.
Tanpa bertanya,Rendy langsung meminum air yang Mila kasih ke dirinya.Dia minum sampai habis.
“Enak Ren,,??” tanya Mila sambil senyam-senyum.
“Enak,,tapi kok,,kayak gw kenalnya rasanya,,” kata Rendy heran.
“Masa lu lupa hihi,,??” goda Mila.
“Ini apaan dah,,??” tanya Rendy masih heran.
“Itu air kencing gw Ren,,haha,,” Mila tertawa.
“Hmm,,pantes,,” kata Rendy baru sadar.
Melihat kondisi Rendy mulai berangsur membaik,Vina,Mila dan Shinta menjadi senang.
“Eh iya,,makasih ya,,udah nolongin gw,,” ucap Rendy.
“Sama-sama Ren,,”
Wah kali ini cerpen suhu
BalasHapusIya..biar gak nungguin lama
HapusFix suhu memang kaya bayar kredit motor update πππππ
BalasHapusSialan wkwkwkπππ
HapusAyoo hu jangan sebulan sekali updatenya
HapusNunggu lama akhirnya update juga
BalasHapusGak lama kok,,cuma sebulanππ
HapusTak kiran yg update aku dan muridku. Tapi gapapalah π
BalasHapusWah..kalo itu nungguin Bu Rina selesai ngajar duluπ
Hapushuu post cerita original nya yg suhu bilang dongg
BalasHapus"Sebenarnya cerita originalnya dulu itu tentang 1 keluarga besar yang hidup di dunia Abnormal.. Settingnya ada 1 kpl rmh tngga,1 ibu rmh tngga,3 anaknya (1 cwe SMA,1 cwo SMP,1 cwe SD),2 ART (cwe,1 umur STW, 1 ponakannya umur belasan),1 supir,1 satpam rumah,1 tukang kebun..."
Kalo itu belum ane bisa post..karena setelah ane kembangin..hasilnya jadi terlalu banyak versi storyline-nya..soalnya setting-nya cukup luas & banyak karakter..bahkan ane sampai sekarang aja masih bingung nentuin storyline-nya yang paling pas..dan fun-factnya ini story yang paling banyak ane revisi dibanding The Kost atau cerbung lainnya..jadi maaf banget π kalo belum bisa di post..takutnya kalo ane paksain..nasibnya kayak cerbung ane yang lainπ..tapi tenang misalnya kalo nanti storynya udah siap..ane bakal post kok✌️
HapusWih mantep bisa jadi abnormal sex universe
HapusUpdate lagi dong. Masa sebulan sekali
BalasHapusSeutujuuuuuuuu
HapusYahhh lama lagi nunggu updatenya
BalasHapusmana nih ditunggu2 yang baru belum muncul π
BalasHapus1 bulan sekali hu update kayak bayar paylater
Hapus